Berikut Lima Saham yang Menguat Paling Tinggi Pekan Ini



PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini meningkat sebesar 1,04 persen dari posisi 6.651 pada pekan sebelumnya.


IHSG pada Jumat, 19 November ditutup pada zona hijau serta mencatatkan rekor baru dengan berhasil menyentuh level psikologis 6.700 atau tepatnya 6.720.


Adapun dalam aplikasi RTI, tercatat ada lima saham yang menguat paling tinggi pada pekan ini. Pertama, yaitu saham PT Central Proteina Prima Tbk yang menguat 80 persen atau 56 poin pada pekan ini.


Pada akhir pekan lalu emiten budidaya ikan, produsen pakan hewan dan makanan olahan itu, menyatakan telah menganggarkan belanja modal atau Capex sebesar Rp 140 miliar tahun ini.


Kedua, PT Mitra Investindo Tbk menguat 56,46 persen dalam sepekan atau meningkat 83 poin. Ketiga, yaitu saham PT HK Metal Utama Tbk yang menguat 45,10 persen atau 23 poin.


Emiten yang bergerak di bidang manufaktur produk aluminium extrusion itu mencatatkan laba kotor Rp 43,4 miliar atau menurun 19,3 persen pada kuartal III 2021. Kendati begitu perseroan tetap membukukan kenaikan margin laba kotor menjadi 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Selanjutnya saham PT Bank Neo Commuter Tbk menguat 42,02 persen atau 645 poin. Saham emiten tersebut menguat, meski masih mencatatkan kerugian Rp 264 miliar pada kuartal III 2021. Sedangkan investasi yang dilakukan perseroan tahun ini, yaitu investasi teknologi dan keamanan digital, pengembangan sumber daya manusia, dan promosi edukasi berkelanjutan mengenai bank digital.


Saham yang menguat paling tinggi kelima, yaitu PT Bumi Citra Permai Tbk sebesar 40,86 persen atau 38 poin.


Adapun BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) bursa selama sepekan meningkat sebesar 12,67 persen menjadi Rp 13,25 triliun dari Rp 11,76 triliun pada pekan lalu. Kemudian, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami kenaikan sebesar 9,96 persen menjadi 1.367.702 kali transaksi dari 1.243.797 kali transaksi pada pekan sebelumnya.


Peningkatan sebesar 0,97 persen juga terjadi pada nilai kapitalisasi pasar menjadi Rp 8.245,53 triliun dari Rp 8.166,56 triliun sepekan yang lalu. Pada pekan ini penurunan hanya terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sejumlah 1,78 persen menjadi 26,04 miliar saham dari 26,51 miliar saham pada pekan

sebelumnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama